Free ↠ Asal Usul By Mahbub Djunaidi – Capitalsoftworks.co.uk

Asal Usul Buku Ini Merupakan Kumpulan Kolom Asal Usul Mahbub Djunaidi Di Harian Kompas, Yang Berawal Pada 23 November 1986, Hingga Wafatnya Tahun 1995.Kemampuan Mahbub Yang Dikenal Sebagai Kolumnis Yang Mampu Menulis Persoalan Politik Dengan Ringan Dan Jenaka Dapat Disimak Dengan Baik Di Buku Ini.


About the Author: Mahbub Djunaidi

Ia ingin menulis, dan akan terus menulis Sampai kapan Hingga tak lagi mampu menulis, ujarnya Mungkin karena itu, Ketimbang disebut politikus, saya lebih senang disebut sastrawan Lelaki ini mengawali kegiatan menulis dan berorganisasi sebagai redaktur majalah sekolah, Pemuda Masyarakat, sambil mengetuai Ikatan Pemuda Pelajar Indonesia IPPI ranting SMP II di Jakarta, 1952 Sebelumnya, anak pertama dari 13 bersaudara ini tamat SD di Solo, Jawa Tengah Waktu itu, pada awal Kemerdekaan, sekeluarga mengungsi Di Solo, ia juga belajar di madrasah Mabaul Ulum Salah seorang gurunya, Kiai Amir, Memperkenalkan saya kepada tulisan Mark Twain, Karl May, Sutan Takdir Alisjahbana, dan lain lain Masa itu sangat mempengaruhi perkembangan hidup saya, cerita Mahbub Ayahnya, H Djunaidi, almarhum, adalah tokoh NU dan pernah jadi anggota DPR hasil Pemilu 1955 Tatkala Belanda menduduki Solo, ia sekeluarga kembali ke Jakarta, 1948 Ketika ia menjadi siswa SMA Budi Utomo, ia mulai menulis sajak, cerpen, dan esei Karyanya sering dimuat majalah Siasat, Mimbar Indonesia, Kisah, Roman dan Star Weekly Ia pun merintis karier di NU, masuk Ikatan Pelajar NU IPNU Ketika kuliah di Fakultas Hukum UI, ia pernah jadi pengurus Himpunan Mahasiswa Islam HMI Tetapi kemudian pindah, dan jadi Ketua II GP Ansor, dan Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia PMII , 1960 Kuliahnya terhenti hanya sampai tingkat II.Kegiatannya dalam organisasi mengantarkan Mahbub ke jabatan pemimpin harian Duta Masyarakat 1958 , dan Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia PWI pada 1965, kemudian Ketua Dewan Kehormatan PWI, sejak 1979 Terakhir, di samping sebagai Wakil Ketua PB NU, ia juga duduk di DPP PPP.Sebagai kolumnis, tulisannya kerap dimuat harian Kompas, Sinar Harapan, Pikiran Rakyat, Pelita, dan TEMPO Kritik sosial yang tajam tanpa kehilangan humor adalah ciri khas tulisan Mahbub Akibat tulisannya, ia pernah ditahan setahun, 1978 Dasar penulis, selama dalam tahanan, ia menerjemahkan Road to Ramadhan, karya Heikal, dan menulis novel Maka Lakulah Sebuah Hotel Sebelumnya, novel rekaman masa kecilnya di Solo, Dari Hari ke Hari, diterbitkan Pustaka Jaya, 1975 Mahbub, yang jika sedang berpikir sering mengusap usap rambut, mengagumi pengarang Rusia Anton Chekov dan Nikolai Gogol Di Indonesia yang dikaguminya, Buya Hamka dan Pramudya Ananta Toer Mahbub pernah mengungkapkan kekesalannya karena dua kali tulisannya perihal Pramoedya ditolak media Orang yang seperti Pramoedya cuma satu dimusuhi terus menerus Padahal secara bahasa Pram mendidik kita, katanya Sebaliknya, Pram pun mengagumi Mahbub Pada peluncuran buku Sketsa Kehidupan dan Surat surat Pribadi Sang Pendekar Pena Mahbub Djunaidi tahun 1996, Pram mengatakan, di kala ia diserang dari segala penjuru, hanya Mahbub yang membela Meski sering berkunjung ke luar negeri, pengalaman yang menarik baginya, bergaul dengan Bung Karno, presiden pertama RI, kata ayah tujuh anak, yang sudah dua kali naik haji ini Baginya tanpa Soekarno, Indonesia tak mungkin bersatu di era Revolusi 1945.Mahbub mengembuskan nafas terakhirnya pada 1 Oktober 1995.Sumber Pusat Data dan Analisis Tempo Majalah Historia Online


10 thoughts on “Asal Usul

  1. says:

    The great MahbubKeren dah Langka dah org ini Tulisannya sangat unik Membicarakan tragedi perpolitikan dengan humor yang ringanJurnalistik seperti ini yang kita perlu di zaman ini, Satire dan menusuk apa yang perlu di kritik

  2. says:

    very good

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *